Bagaimana kita menjadi tenang? Ketenangan bukan berasal dari banyaknya harta atau luasnya jabatan, melainkan dari hati yang terikat dengan dzikir. Allah berfirman bahwa hanya dengan mengingat-Nya hati menjadi tenteram. Nabi ﷺ juga bersabda: “Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Rabb-nya dan yang tidak berdzikir seperti orang hidup dan orang mati.” (HR. Bukhari). Dzikir bukan hanya bacaan di lisan, tetapi kesadaran yang hidup di dalam hati. Saat pikiran mulai gelisah, fokuskan diri pada doa. Duduklah sejenak, tarik napas perlahan, dan sebut nama-Nya. Di sanalah hati akan menemukan rumahnya.
Bagaimana kita mendapatkan rezeki yang baik? Rezeki tidak hanya berupa uang, tetapi juga kesehatan, ketenangan, dan orang-orang baik di sekitar kita. Kunci rezeki adalah keseimbangan antara usaha dan doa. Jangan tinggalkan ikhtiar, tetapi jangan pula melupakan langit. Seringkali manusia terlalu sibuk mengetuk pintu dunia, hingga lupa mengetuk pintu langit. Padahal, satu doa yang tulus bisa membuka pintu yang tidak mampu dibuka oleh usaha bertahun-tahun.
Jangan lupa kunjungi Toktok saya
https://vt.tiktok.com/ZSHNxBPcF/